Langsung ke konten utama

Hotel Melia Bali-Nusa Dua

Hotel Melia Bali - Nusa Dua


Kolam Renang Hotel Melia Bali
Hotel Melia Bali berlokasi di Nusa Dua menawarkan keindahan panaroma pantai yang bisa dijangkau hanya beberapa langkah saja dari hotel. Hotel yang bagus dan elegan dengan tidak meninggalkan nuansa tradisional yaitu bahan kayu berkualitas yang merupakan desain dari tampilan hotel ini. Selain memiliki private beach, hotel ini juga memiliki sebuah taman yang terbilang cukup indah dan luas. Di taman tersebut menjadi sebuah sarana untuk memanfaatkan moment-moment penting seperti berfoto-foto bersama keluarga atau menikmati suasana disekitaran taman. Meskipun hotel ini sudah terlihat tua tetapi kualitas dan kebersihannya masih terlihat mewah dan terjaga serta menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung lokal maupun dari luar negeri.

Ruang Masuk Spa

Pantai Pribadi Hotel Melia Bali
Hotel Melia Nusa Dua Bali memiliki kolam renang yang bagus dan luas. disekitaran Kolam renang ditanami dengan pepohon hijau yang menjulang tinggi dan terdapat beberapa fasilitas tempat berbaring yang kadang biasa digunakan oleh para turis untuk berjemur yang letaknya pinggiran kolam. Terdapat pula fasilitas layanan bar di tepi kolam. Fasiltas lainnya yang terdapat di Melia Bali Hotel diantaranya layanan pijat & spa, kamar uap, sarana pusat kebugaran, restoran. Di hotel ini pula, pengunjung bisa menikmati layanan internet super cepat. Dan masih banyak fasilitas-fasilitas lainnya yang bisa kalian dapatkan di Hotel Melia Bali. Namun ada beberapa kekurangan yang dimiliki oleh hotel ini, kekurangannya terletak pada pelayanan yang kurang ramah terhadap tamu. Hal ini yang biasa dikeluhkan oleh setiap pengunjung yang pernah menginap di Hotel Melia Bali. Kemudian masalah makanannya agar perlu diperhatikan, supaya bisa memisahkan menu untuk kaum muslim dan non muslim. Mungkin kedepannya pihak hotel bisa memperhatikan hal tersebut demi reputasi hotel dan juga kenyamanan para pengunjung.

Kamar Tamu

Fasilitas Kamar Tamu
Untuk kamar tamunya cukup luas dan nyaman serta didesain dengan bahan kayu tapi masih terlihat mewah. Terdapat ruang keluarga, televisi, kamar mandi dan ruangan ber-AC. Terdapat juga fasilitas wifi gratis di setiap kamar tamu, sehingga pengunjung bisa dapat mengakses internet dengan hanya bermodalkan laptop atau tablet dan sejenisnya tanpa mengeluarkan biaya tambahan. Breakfast yang disajikan pun cukup bervariatif dan enak, tapi itu tadi agar penyajiannya dapat dipisahkan antara menu makanan untuk muslim dan non muslim.

Harga Tarif Hotel

Untuk tarif Hotel Melia Nusa Dua Bali berkisar Rp. 1.593.000 - Rp. 3.570.000 per malam (harga tersebut sewaktu-waktu dapat berubah tanpa ada pemberitahuan sebelumnya)

Sumber: http://www.wisatahotelbali.com/2014/08/hotel-melia-bali-nusa-dua.html

Fasilitas Hotel Melia Bali

  • Kolam Renang
  • Bar Tepi Kolam
  • Pusat Kebugaran
  • Kamar Uap 
  • Layanan Pijat & Spa
  • Sauna
  • Bilyard
  • Pantai Pribadi
  • Restoran
  • Persewaan Sepeda
  • Taman
  • Coffe Shop
  • Tempat Parkir Mobil
  • Layanan Laundry
  • Ruang Keluarga
  • Penitipan Bayi
  • Toko
  • Salon
  • Antar Jemput Bandara
  • Layanan Wi-Fi Gratis

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pariwisata Pulau Bali

Pariwisata Pulau Bali Pura Tanah Lot Tanah Lot’  adalah sebuah objek wisata di  Bali , Indonesia . Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan  Pura Uluwatu . Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan. Pura Tanah Lot merupakan pura laut tempat pemujaan dewa-dewa penjaga laut. Menurut legenda, pura ini dibangun oleh seorang brahmana  yang mengembara dari  Jawa . Ia adalah Danghyang Nirartha yang berhasil menguatkan kepercayaan penduduk Bali akan ajaran  Hindu  dan membangun  Sad Kahyangan  tersebut pada abad ke-16. Pada saat itu penguasa Tanah Lot, Bendesa Beraben, iri terhadap beliau karena para pengikutnya mulai meninggalkannya dan mengikuti Danghyang Nirartha. Bendesa Beraben menyuruh Danghyang Nirartha untuk meninggalkan Tanah Lot. Ia menyanggupi dan sebelum meninggalkan Tanah Lot beliau dengan kekuatannya memindahkan...

Hotel Melia bali

Hotel Melia Bali - Nusa Dua Kolam Renang Hotel Melia Bali Hotel Melia Bali  berlokasi di Nusa Dua menawarkan keindahan panaroma pantai yang bisa dijangkau hanya beberapa langkah saja dari hotel. Hotel yang bagus dan elegan dengan tidak meninggalkan nuansa tradisional yaitu bahan kayu berkualitas yang merupakan desain dari tampilan hotel ini. Selain memiliki private beach, hotel ini juga memiliki sebuah taman yang terbilang cukup indah dan luas. Di taman tersebut menjadi sebuah sarana untuk memanfaatkan moment-moment penting seperti berfoto-foto bersama keluarga atau menikmati suasana disekitaran taman. Meskipun hotel ini sudah terlihat tua tetapi kualitas dan kebersihannya masih terlihat mewah dan terjaga serta menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung lokal maupun dari luar negeri. Ruang Masuk Spa Pantai Pribadi Hotel Melia Bali Hotel Melia Nusa Dua Bali memiliki kolam renang yang bagus dan luas. disekitaran Kolam renang ditanami dengan pepohon ...

Bali dan Pariwisata

Bali dan Pariwisata Mengakhiri jaman prasejarah, Bali sudah dituju untuk melakukan pencarian dan perjalanan oleh para penekun spiritual. Rsi Markandeya tercatat sebagai tokoh spiritual dari Jawa yang pertama menjejakkan perjalanan di Bali. Perjalanan melakukan pencarian kesucian batin dan keseimbangan alam lalu menempatkan tonggak tatanan agama Hindu di lereng selatan Gunung Agung yang kini dikenal sebagai Pura Agung Besakih. Pura Basukian dipercaya sebagai tonggak pertama Rsi Markandeya bersama pengikutnya memastikan Bali sebagai tanah tujuan membangun nilai spiritual. Bagai berkelanjutan, tatanan hidup spiritual secara simultan beriring dengan tata pemerintahan di Bali. Pemerintahan Dinasti Warmadewa disebutkan dalam berbagai naskah kuno amat mendukung kelangsungan hidup beragama dengan budaya dan adat setempat sehingga mengundang kedatangan tokoh-tokoh spiritual dan tanah Jawa. Kedatangan Empu Kuturan pada sektar abad 11 secara pasti mampu merekat tatanan hidup masyarakat lokal...